1. Cokelat
Angka risiko penyakit jantung di Panama tergolong tinggi.
Namun karena masyarakatnya terbiasa mengonsumsi cokelat risiko penyakit
jantungpun turun hingga sembilan kali lipat. Pasalnya kandungan flavanols dalam
cokelat dapat menjaga kesehatan pembuluh darah dan menurunkan risiko tekanan
darah tinggi, diabetes, ginjal, dan dementia.
2. Jus
bit
Bit banyak mengandung nitrat yang umumnya hanya terdapat di
dalam daging. Menurut studi ditahun 2011 yang dicatat pada jurnal Nitric Oxide,
orang dewasa yang banyak mengonsumsi bit cenderung tidak menjadi mudah lupa
atau mengalami dementia.
3. Teh
hijau
Teh hijau kaya akan antioksidan yang dapat mencegah stres.
Hal ini terbukti melalui sebuah penelitianoleh Texas Tech University Health
Sciences Cente. Tim penelitipun menganjurkan untuk mengonsumsi 4 hingga 6
cangkir teh hijau dalam sehari.
4. Susu
kedelai
Kandungan isoflavon di dalam susu kedelai dapat mencegah
keriput dan menjaga kulit dari sinar ultraviolet. Penelitian yang diterbitkan
dalam Journal of Amerika College of Nutrition ditemukan bahwa tikus yang diberi
makanan tinggi isoflavon kulitnya cenderung menjadi lebih halus meskipun sudah
terpapar sinar ultra violet.
5. Wortel
Sayuran berwarna oranye ini mengandung flavonoid dan
luteolin yang dapat meningkatkan memori. Menurut penelitian pada Journal of
Nutrition, kandungan luteolin dalam wortel dapat membantu menambah daya ingat
tikus, dalam uji coba melewati labiri. Sayuran lain yang mengandung luteolin
adalah paprika dan seledri.
6. Kopi
Minum secangkir kopi setiap hari dapat menurunkan risiko
terkena kanker kulit. Hal inipun telah dibuktikan pada sebuah penelitian yang
melibatkan 93.000 perempuan. Penelitian ini juga telah tercatat dalam European
Journal of Cancer Prevention.
7. Air
putih
8. Jus
jeruk
Jus jeruk adalah minuman antioksidan yang dapat meningkatkan
sistem kekebalan tubuh. Kandungan vitamin C dan E nya yang berlimpah dapat
melindungi retina mata yang rentan mengalami kerusakan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar